BERITA KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) SMART TIME MANAGEMENT: Wujudkan Generasi Tangguh di Era Digital di SMA Negeri 1 Maja

Lebak, Banten — Tim dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Smart Time Management: Sosialisasi untuk Mewujudkan Generasi Tangguh di Era Digital” di SMA Negeri 1 Maja pada Senin, — kegiatan ini diikuti oleh 100 siswa kelas XI dari berbagai jurusan.

Kegiatan PKM yang dipimpin oleh Uswah, S.Sos, Dr. Wahyu fajar Nugraha, SH.i, M.Ud, Nurul Fitriani, M.Pd  ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman dan keterampilan mengelola waktu secara efektif di tengah tantangan digitalisasi yang semakin kompleks. Bertempat di aula sekolah, kegiatan berlangsung interaktif dan mendapatkan dukungan penuh dari Kepala SMA Negeri 1 Maja beserta guru Bimbingan Konseling.

Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas inisiatif FKIP UNIMAR dalam memberikan edukasi penting terkait manajemen waktu. “Siswa saat ini sangat membutuhkan pembinaan agar mampu mengatur waktunya dengan bijak, terutama menghadapi distraksi digital. Kegiatan ini sangat relevan dan bermanfaat,” ujar salah satu guru BK.

Selama kegiatan, para pemateri menyampaikan materi tentang pentingnya manajemen waktu, dampak distraksi digital, serta strategi SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) dalam mengatur aktivitas harian. Penyampaian dilakukan dengan metode edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan jadwal belajar, hingga refleksi individu.

Antusiasme siswa terlihat saat mereka berdiskusi mengenai pola penggunaan waktu sehari-hari dan menyusun time tracker sheet yang membantu mereka mengevaluasi serta merencanakan aktivitas secara lebih terarah. Banyak siswa mulai menyadari bahwa sebagian besar waktu produktif mereka sebelumnya tersita oleh penggunaan media sosial dan gim daring.

Evaluasi kegiatan melalui angket pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang manajemen waktu dari 60% menjadi 88%. Selain itu, siswa mulai membiasakan diri membuat to-do list, menggunakan Eisenhower Matrix untuk menentukan prioritas, serta membatasi penggunaan gawai pada waktu-waktu belajar.

Menurut salah satu pemateri, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan mengendalikan diri. “Kami ingin para siswa memiliki kesadaran bahwa waktu adalah amanah yang harus dikelola dengan bijak, sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Muhammadiyah yang menekankan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal,” ujarnya.

Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal bagi sekolah untuk mengintegrasikan pelatihan manajemen waktu dalam program pembinaan siswa seperti ekstrakurikuler, kegiatan mentoring, maupun layanan konseling. Dengan pembiasaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi muda yang tangguh, produktif, dan siap bersaing di era digital.

Humas FKIP UNIMAR
Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin